Selasa, 08 Oktober 2013

Tafsir Ayat-ayat Orang yang Berilmu


      Sebelum masuk ke pembahasan tentang penafsiran ayat-ayat Al-qur’an tentang ilmu-ilmu pengetahuan, tidak ada salahnya kami menyuguhkan ayat-ayat yang menunjukan begitu pentingnya menjadi orang yang berilmu.
Allah Berfirman :

"Artinya : Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." [Ali-Imran :18])       

            Berkata Imam Al Qurtubi rahimahullah dalam tafsirnya :
 "Ayat ini adalah dalil tentang keutaman ilmu dan kemuliaan ulama. Seandainya ada orang yang lebih mulia dari ulama, sungguh Allah akan menyertakan nama-Nya dan nama malaikat-Nya. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman juga kepada Nabi-Nya Shallallahu alaihi wa sallam tentang kemuliaan ilmu."
"Artinya : Ya Rabbku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan."  [Thaha :114]
            Maka seandainya ada sesuatu yang lebih mulia daripada ilmu, sungguh Allah Subhanahu wa Taala akan memerintahkan Nabi-Nya untuk meminta tambahan akan sesuatu itu, sebagaimana Allah Subhanahu wa Taala telah memerintahkan Nabi-Nya Shallallahu alaihi wa sallam untuk meminta tambahan ilmu. (Tafsir Al-Qurthubi hal. 1283)

"Artinya : Katakanlah, adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang yang tidak mengetahui" [Az-Zumar : 9]
            Imam Al Qurtubi rahimahullah berkata :
"Menurut Az-Zujaj Radhiyallahuanhu, maksud ayat tersebut yaitu orang yang tahu berbeda dengan orang yang tidak tahu, demikian juga orang taat tidaklah sama dengan orang bermaksiat. Orang yang mengetahui adalah orang yang dapat mengambil manfaat dari ilmu serta mengamalkannya. Dan orang yang tidak mengambil manfaat dari ilmu serta tidak mengamalkannya, maka ia berada dalam barisan orang yang tidak mengetahui" (Tafsir Al-Qurthubi hal. 5684)

"Artinya : Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat." (Al-Mujaadilah : 11)
            Imam Al Qurtubi rahimahullah berkata,
"Maksud ayat di atas yaitu, dalam hal pahala di akhirat dan kemuliaan di dunia, Allah Subhanahu wa Taala akan meninggikan orang beriman dan berilmu di atas orang yang tidak berilmu. Kata Ibnu Mas`ud, dalam ayat ini Allah Subhanahu wa Taala memuji para ulama. Dan makna bahwa Allah Subhanahu wa Ta ala akan meninggikan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat, adalah derajat dalam hal agama, apabila mereka melakukan perintah- perintah Allah" (Tafsir Al-Qurtubi hal. 5070)

"Artinya : Dan itulah hujjah Kami yang Kami berikan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya. Kami tinggikan siapa yang Kami kehendaki beberapa derajat. Sesungguhnya Rabbmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui." (Al-An`am : 83)

            Imam Al Qurtubi rahimahullah berkata."Firman Allah, Kami tinggikan siapa yang Kami kehendaki beberapa derajat yaitu dengan ilmu, kepahaman dan imamah (kepemimpinan) serta kekuasaan" (Tafsir Al-Qurtubi hal. 2466)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar